Galih, Nuki Ardiansyah (2026) POTENSI EKSTRAK DAUN MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) SEBAGAI BIOINSEKTISIDA DALAM PENGENDALIAN HAMA LARVA URET (Lepidiota stigma F.) PADA KOMODITAS TEBU (Saccharum officinarum L.). Diploma thesis, Politeknik LPP Yogyakarta.
TA_GALIH NUKI ARDIANSYAH_2205032.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Hama larva uret (Lepidiota stigma F.) merupakan salah satu hama utama pada tanaman tebu yang dapat menurunkan produksi hingga 50%. Penggunaan pestisida kimia secara terus-menerus berdampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan potensi ekstrak daun mengkudu (Morinda citrifolia L.) sebagai bioinsektisida, menentukan tingkat mortalitas, menguji respons konsumsi pakan, serta menentukan nilai 〖"LC" 〗_50 dan 〖"LT" 〗_50 terhadap larva uret. Pemeliharaan larva uret dilakukan pada ruang terkontrol berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler Wemos D1 Mini dengan sensor DS18B20 dan kelembapan tanah kapasitif untuk mengondisikan suhu (27,5–28,5 °C) dan kelembapan relatif media (71–76%) tetap stabil. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan konsentrasi relatif ekstrak kasar terhadap stok operasional (P_0: 0% v/v, P_1: 50% v/v, P_2: 60% v/v, dan P_3: 70% v/v) dan 3 ulangan (total 120 ekor larva). Data mortalitas dianalisis menggunakan ANOVA (pada data transformasi arcsine akar kuadrat), uji lanjut Duncan (α=0,05), dan analisis Probit. Perlakuan ekstrak daun mengkudu berpengaruh nyata (p<0,01) terhadap mortalitas larva uret pada kondisi laboratorium. Konsentrasi relatif 70% v/v terhadap stok operasional (P_3) menghasilkan mortalitas tertinggi sebesar 86,67%, sedangkan P_0 (0% v/v) sebesar 0,00%. Pemberian ekstrak juga berkaitan dengan penurunan konsumsi pakan bonggol tebu dari 35,67 g (P_0) menjadi 8,77 g (P_3). Penurunan konsumsi pakan tidak dapat dipisahkan sepenuhnya dari berkurangnya jumlah larva hidup. Hasil analisis Probit memperoleh nilai estimasi 〖"LC" 〗_50 sebesar 51,74% v/v konsentrasi relatif terhadap stok operasional ekstrak kasar, sedangkan 〖"LT" 〗_50 pada perlakuan P_3 sebesar 7,67 hari. Gejala keracunan secara visual ditandai dengan penurunan aktivitas bergerak (letargi), kelumpuhan postur tubuh, penghitaman integumen (melanisasi), hingga tekstur tubuh lembek dan berair. Oleh karena itu, ekstrak kasar daun mengkudu menunjukkan potensi awal sebagai bahan bioinsektisida, tetapi masih memerlukan standardisasi ekstrak dan pengujian lapangan.
Kata Kunci: Bioinsektisida, Lepidiota stigma F, Morinda citrifolia L, Mortalitas, Tebu.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bioinsektisida, Lepidiota stigma F, Morinda citrifolia L, Mortalitas, Tebu. |
| Subjects: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 630 Pertanian > 633 Tanaman persawahan dan perkebunan |
| Divisions: | DIV Pengelolaan Perkebunan |
| Depositing User: | GALIH NUKI ARDIANSYAH |
| Date Deposited: | 02 Oct 2026 06:48 |
| Last Modified: | 02 Oct 2026 06:48 |
| URI: | https://repository.polteklpp.ac.id/id/eprint/9574 |
