Lompat ke konten utama

PENGARUH APLIKASI BIOCHAR KULIT KAKAO YANG DIPRODUKSI PADA SUHU PIROLISIS 300 °C DAN 500 °C TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF TEBU (Saccharum officinarum L.) VARIETAS BULULAWANG

Farhan, Abiyyu Lubis (2026) PENGARUH APLIKASI BIOCHAR KULIT KAKAO YANG DIPRODUKSI PADA SUHU PIROLISIS 300 °C DAN 500 °C TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF TEBU (Saccharum officinarum L.) VARIETAS BULULAWANG. Diploma thesis, Politeknik LPP Yogyakarta.

[thumbnail of TA_Farhan Abiyyu Lubis_2205031.pdf] Text
TA_Farhan Abiyyu Lubis_2205031.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik kimia biochar kulit kakao yang diproduksi pada suhu pirolisis 300 °C dan 500 °C serta mengetahui respons pertumbuhan vegetatif tebu varietas Bululawang terhadap aplikasi biochar. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) nonfaktorial dengan tiga perlakuan, yaitu B0 (tanpa biochar), B3 (biochar hasil pirolisis 300 °C), dan B5 (biochar hasil pirolisis 500 °C), masing-masing terdiri atas enam ulangan sehingga diperoleh 18 unit percobaan. Biochar diaplikasikan sebanyak 200 g per polibag atau setara 9,01 g kg⁻¹ tanah. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, jumlah ruas, jumlah anakan, panjang akar, serta bobot segar daun, batang, dan akar. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Tukey HSD pada taraf 5%. Secara deskriptif, B3 memiliki N total, P total, dan K total lebih tinggi, sedangkan B5 memiliki C-organik dan bahan organik lebih tinggi. Hasil ANOVA menunjukkan pengaruh nyata terhadap seluruh parameter, dengan p < 0,001 untuk tinggi tanaman, diameter batang, jumlah ruas, panjang akar, serta seluruh bobot segar, dan p = 0,004 untuk jumlah daun dan jumlah anakan. Pada umur 7 BST, B3 menghasilkan nilai tertinggi pada tinggi tanaman (304,50 cm), diameter batang (2,95 cm), jumlah daun (10,00 helai), jumlah ruas (14,33 ruas), jumlah anakan (4,33 tunas), panjang akar (90,50 cm), bobot segar daun (261,17 g), bobot segar batang (323,00 g), dan bobot segar akar (139,00 g). Berdasarkan kondisi penelitian ini, aplikasi biochar B3 yang diproduksi pada suhu pirolisis 300 °C menghasilkan respons pertumbuhan vegetatif tebu yang lebih tinggi dibandingkan biochar B5 dan kontrol.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Biochar kulit kakao, bululawang, pertumbuhan vegetatif, suhu pirolisis, tebu.
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 630 Pertanian > 633 Tanaman persawahan dan perkebunan
Divisions: DIV Pengelolaan Perkebunan
Depositing User: FARHAN ABIYYU LUBIS
Date Deposited: 23 Sep 2026 07:25
Last Modified: 23 Sep 2026 07:25
URI: https://repository.polteklpp.ac.id/id/eprint/9466

Actions (login required)

View Item
View Item