Lompat ke konten utama

PENGARUH POLYVINYL ALCOHOL (PVA) TERHADAP KEKUATAN MEKANIK DAN STABILITAS BIOFOAM BERBASIS PATI DENGAN FILLER SELULOSA DARI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (TKKS)

Putri, Ayse Mubaki (2026) PENGARUH POLYVINYL ALCOHOL (PVA) TERHADAP KEKUATAN MEKANIK DAN STABILITAS BIOFOAM BERBASIS PATI DENGAN FILLER SELULOSA DARI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (TKKS). Diploma thesis, Politeknik LPP Yogyakarta.

[thumbnail of TA_PUTRI AYSE MUBAKI_2201039.pdf] Text
TA_PUTRI AYSE MUBAKI_2201039.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Styrofoam adalah bahan yang sulit terurai secara alami, penggunaan styrofoam secara luas menimbulkan masalah lingkungan yang signifikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana penambahan Polyvinyl Alcohol (PVA) pada Biofoam berbasis pati jagung dengan filler selulosa Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) mempengaruhi karakteristik mekanik dan stabilitas strukturnya. Penelitian dimulai dengan delignifikasi serat TKKS dengan larutan NaOH 7% selama 2 jam pada suhu 90˚C untuk mengisolasi selulosa murni. Selanjutnya, biofoam dibuat melalui metode thermopressing dengan rasio tetap pati jagung terhadap selulosa TKKS 70:30. Ditambahkan 6% kitosan sebagai penguat, dan konsentrasi PVA 0%, 2%, 4%, dan 6% sebagai agen pengikat. Sampel dicetak dengan hot press pada suhu 150˚C selama 30 menit. Uji kuat tarik dilakukan untuk mengevaluasi ketahanan mekanik, uji daya serap air untuk melihat stabilitas terhadap cairan, serta uji biodegradasi metode penanaman tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan PVA berpengaruh signifikan terhadap karakteristik biofoam. Nilai kuat tarik mengalami peningkatan dari 1,27 MPa (PVA 0%) hingga mencapai nilai optimum sebesar 6,72 MPa pada variasi PVA 4%, kemudian menurun menjadi 5,94 MPa pada PVA 6%. Meskipun nilai kuat tarik secara keseluruhan belum memenuhi acuan SNI. Namun demikian, variasi PVA 4% dan 6% telah memenuhi standar JIS Z 1707:2019 kemasan plastik, >3,92 MPa. Daya serap air menurun secara konsisten seiring meningkatnya konsentrasi PVA, dengan nilai 49,80% (PVA 0%), 37,78% (PVA 2%), 32,32% (PVA 4%), dan 22,17% (PVA 6%), di mana variasi PVA 6% telah memenuhi batas maksimum standar SNI (26,12%). Laju biodegradasi menurun dari 73,23% (PVA 0%) menjadi 40,38% (PVA 6%) dalam 7 hari penanaman akibat matriks yang semakin padat, namun seluruh sampel tetap tergolong biodegradable. Konsentrasi PVA 6% disimpulkan sebagai formulasi optimum yang memberikan keseimbangan terbaik antara kekuatan mekanik, ketahanan air, dan kemampuan terurai. Dengan demikian, biofoam ini berpotensi menjadi alternatif kemasan makanan yang kompetitif dan ramah lingkungan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Biofoam, Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS), Polyvinyl Alcohol, Pati Jagung.
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 660 Teknik kimia > 660 Teknik kimia
Divisions: DIV Teknologi Rekayasa Kimia Industri
Depositing User: PUTRI AYSE MUBAKI
Date Deposited: 21 Sep 2026 07:17
Last Modified: 21 Sep 2026 07:17
URI: https://repository.polteklpp.ac.id/id/eprint/9429

Actions (login required)

View Item
View Item