Lompat ke konten utama

ANALISIS PRAKTIK PENGELOLAAN PANEN KELAPA SAWIT BERKELANJUTAN PADA PERKEBUNAN RAKYAT DI DESA LAGEGO KEC. BURAU KAB. LUWU TIMUR SULAWESI SELATAN

Algi, Algifari Muktamar (2026) ANALISIS PRAKTIK PENGELOLAAN PANEN KELAPA SAWIT BERKELANJUTAN PADA PERKEBUNAN RAKYAT DI DESA LAGEGO KEC. BURAU KAB. LUWU TIMUR SULAWESI SELATAN. Diploma thesis, Politeknik LPP Yogyakarta.

[thumbnail of TA_MUH ALGIFARI MUKTAMAR_2205094.pdf] Text
TA_MUH ALGIFARI MUKTAMAR_2205094.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Perkebunan rakyat mengelola sekitar 6,21 juta hektare atau 40 persen dari total areal kelapa sawit nasional, namun keberhasilan usaha taninya tidak hanya ditentukan oleh produktivitas, melainkan juga oleh penerapan praktik pengelolaan panen yang sesuai prinsip keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penerapan praktik pengelolaan panen kelapa sawit berkelanjutan serta menguji hubungannya dengan karakteristik petani pada perkebunan rakyat di Desa Lagego, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai Mei 2026 menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif korelasional. Sampel penelitian sebanyak 30 responden dari populasi 175 petani ditentukan
dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup skala Likert empat poin yang terdiri atas 18 butir pernyataan, dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa nilai rata-rata dan persentase capaian, serta korelasi Rank Spearman untuk menguji hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerapan praktik pengelolaan panen kelapa sawit berkelanjutan berada pada kategori tinggi, dengan nilai rata-rata 3,01 dan persentase capaian 75,35 persen. Indikator penanganan tandan buah segar memperoleh capaian tertinggi, sedangkan ketepatan kematangan panen memperoleh capaian terendah. Hasil uji korelasi Rank Spearman menunjukkan bahwa keenam karakteristik petani, yaitu umur, tingkat pendidikan, pengalaman bertani, luas lahan, status keanggotaan kelompok tani, dan partisipasi penyuluhan, tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat penerapan praktik pengelolaan panen kelapa sawit berkelanjutan, sehingga H0 diterima dan H1 ditolak. Penelitian ini merekomendasikan agar program pembinaan dan penyuluhan diarahkan secara merata kepada seluruh petani tanpa membedakan karakteristik individu, dengan fokus pada perbaikan ketepatan kematangan panen.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 630 Pertanian > 634 Perkebunan, buah-buahan dan ilmu kehutanan
Divisions: DIV Pengelolaan Perkebunan
Depositing User: MUH. ALGIFARI MUKTAMAR
Date Deposited: 16 Sep 2026 02:56
Last Modified: 16 Sep 2026 02:56
URI: https://repository.polteklpp.ac.id/id/eprint/9334

Actions (login required)

View Item
View Item