Lompat ke konten utama

PENGARUH VARIASI ARAH SUSUNAN SERAT TERHADAP PENGUJIAN KEKUATAN TARIK DAN LENTUR PADA EPOKSI/SERAT SISAL (AGAVE SISALANA) YANG DITENUN

Nehe, Yan Ariel (2026) PENGARUH VARIASI ARAH SUSUNAN SERAT TERHADAP PENGUJIAN KEKUATAN TARIK DAN LENTUR PADA EPOKSI/SERAT SISAL (AGAVE SISALANA) YANG DITENUN. Diploma thesis, Politeknik LPP Yogyakarta.

[thumbnail of TA_Yan Ariel Nehe_2202006.pdf] Text
TA_Yan Ariel Nehe_2202006.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Perkembangan teknologi material mendorong penggunaan material yang ringan, kuat, dan ramah lingkungan. Komposit berbasis serat alam menjadi salah satu alternatif pengganti serat sintetis, salah satunya serat sisal (Agave Sisalana) yang memiliki potensi sebagai bahan penguat karena kandungan selulosa yang tinggi, densitas rendah, dan bersifat biodegradable. Salah satu faktor yang memengaruhi sifat mekanik komposit adalah arah susunan serat, karena arah
susunan serat berpengaruh terhadap kemampuan material dalam menerima dan mendistribusikan beban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi arah susunan serat terhadap kekuatan tarik dan kekuatan lentur komposit
epoksi berpenguat serat sisal serta menentukan arah susunan yang menghasilkan kekuatan mekanik terbaik. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Material yang digunakan berupa resin epoksi dan serat sisal dengan perbandingan matriks dan serat sebesar 85% : 15%. Pembuatan komposit dilakukan menggunakan metode hand lay-up dan vacuum dengan variasi
susunan serat, yaitu sampel A tanpa serat, sampel B (0°, 0°, 0°, 0°), sampel C (0°, 90°, 90°, 0°), sampel D (0°, 45°, -45°, 0°), dan sampel E (45°, 0°, 90°, -45°). Pengujian tarik dilakukan berdasarkan ASTM D638-02, sedangkan pengujian lentur berdasarkan ASTM D790-03. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi arah susunan serat memengaruhi kekuatan mekanik komposit. Pada pengujian tarik, nilai kekuatan tertinggi diperoleh sampel B dengan orientasi 0°, 0°, 0°, 0° sebesar
94,2 MPa, sedangkan nilai terendah diperoleh sampel A tanpa serat sebesar 63,1 MPa. Pada pengujian lentur, nilai kekuatan tertinggi diperoleh sampel D dengan orientasi 0°, 45°, -45°, 0° sebesar 165,45 MPa, sedangkan nilai terendah diperoleh
sampel A sebesar 31,75 MPa. Hasil tersebut menunjukkan bahwa orientasi serat yang sejajar dengan arah pembebanan memberikan kemampuan yang baik dalam menahan beban tarik, sedangkan kombinasi orientasi 0°, 45°, -45°, 0° memberikan distribusi beban yang lebih efektif pada pembebanan lentur. Dengan demikian, pemilihan arah susunan serat merupakan faktor penting dalam meningkatkan performa mekanik komposit epoksi/serat sisal.
Kata kunci: komposit, serat sisal, epoksi, orientasi serat, kekuatan tarik, kekuatan lentur.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: komposit, serat sisal, epoksi, orientasi serat, kekuatan tarik, kekuatan lentur.
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan
Divisions: DIV Teknologi Rekayasa Mesin Industri Perkebunan
Depositing User: YAN ARIEL NEHE
Date Deposited: 16 Sep 2026 06:44
Last Modified: 16 Sep 2026 06:44
URI: https://repository.polteklpp.ac.id/id/eprint/9289

Actions (login required)

View Item
View Item