Arya, Junior Sejati Hasibuan (2026) PENGARUH PEMBERIAN ANTARA Plant Growth Promoting Rhizobacteria DAN PUPUK NPK TERHADAP KELAPA SAWIT DI Pre-Nursery. Diploma thesis, Politeknik LPP Yogyakarta.
TA_Arya Junior Sejati Hasibuan_2205083.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
Pemupukan berperan penting dalam menyediakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman untuk mendukung pertumbuhan vegetatif dan perkembangan sistem perakaran kelapa sawit fase pre-nursery. Pupuk NPK menyediakan unsur hara makro yang dapat dimanfaatkan tanaman untuk mendukung pertumbuhan bagian atas tanaman, sedangkan Plant Growth Promoting Rhizobacteria berperan melalui aktivitas mikroorganisme yang membantu meningkatkan ketersediaan dan penyerapan unsur hara serta merangsang perkembangan akar. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh pemberian Plant Growth Promoting Rhizobacteria dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan kelapa sawit fase pre-nursery (Elaeis guineensis Jacq.) pada fase pre-nursery. Penelitian dilaksanakan di Kebun Praktik Politeknik LPP Yogyakarta pada bulan Desember 2025 sampai Maret 2026 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) nonfaktorial dengan sembilan perlakuan, yaitu kontrol, PGPR 60, 70, 80, dan 90 ml/polybag, serta NPK 1; 1,5; 2; dan 2,5 g/polybag dengan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, panjang akar, berat basah tajuk, berat basah akar, berat kering tajuk, dan berat kering akar. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian PGPR dan NPK memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, diameter batang, panjang akar, berat basah tajuk, berat basah akar, dan berat kering tajuk, sedangkan jumlah daun tidak menunjukkan perbedaan nyata antarperlakuan. Perlakuan NPK 1 g/polybag memberikan hasil terbaik pada pertumbuhan vegetatif tanaman Sementara itu, perlakuan PGPR 90 ml/polybag memberikan hasil terbaik pada pertumbuhan sistem perakaran. Berdasarkan hasil tersebut, NPK 1 g/polybag lebih efektif dalam mendukung pertumbuhan vegetatif bagian atas bibit, sedangkan PGPR 90 ml/polybag lebih efektif dalam meningkatkan perkembangan sistem perakaran bibit kelapa sawit pada fase pre-nursery.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kelapa sawit, PGPR, pupuk NPK, pre-nursery, pertumbuhan bibit. |
| Subjects: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 630 Pertanian > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan |
| Divisions: | DIV Pengelolaan Perkebunan |
| Depositing User: | ARYA JUNIOR SEJATI HASIBUAN |
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 03:51 |
| Last Modified: | 01 Sep 2026 03:51 |
| URI: | https://repository.polteklpp.ac.id/id/eprint/9117 |
