Geby, Fradila Resti (2026) PENGARUH EKSTRAK KULIT JERUK JEMBER (Citrus nobilis var. microcarpa) SEBAGAI IMPREGNATING SOLUTION ANTIBAKTERI PADA SEDIAAN WET WIPES BERBAHAN NANOSELULOSA BATANG KELAPA SAWIT. Final Report thesis, Politeknik LPP Yogyakarta.
TA_GEBY FRADILA RESTI_2201029.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Personal hygiene merupakan kesadaran akan kebersihan pada diri sendiri.
Namun kesulitan dalam menjangkau air bersih pada suatu kondisi mendesak
menyebabkan pentingnya kebersihan diri sering kali diabaikan. Oleh karena itu,
untuk memudahkan terciptanya personal hygiene, penggunaan tisu basah adalah
alternatif praktis serta mampu membunuh kuman dan bakteri yang dapat
menyerang organ tubuh manusia. Pembuatan wet wipes (tisu basah) ini dimulai
dari persiapan lembaran tisu berbahan selulosa batang kelapa sawit (BKS) dengan
proses pengecilan ukuran, pre-treatment, delignifikasi menggunakan NaOH 5%,
bleaching dengan H2O2 5%. Proses pembentukan nanoselulosa menerapkan
perlakuan mekanik, yaitu blending dan ultrasonikasi. Gugus selulosa dianalisis
menggunakan FTIR dengan hasil lignin telah berkurang yang ditandai
menurunnya gugus C=C siklis pada angka gelombang 1592,92 cm-1
dengan
indeks 0,6541 setelah perlakuan mekanik. Pembentukan tisu dilakukan dengan
menambahkan bahan perekat berupa kitosan 3% dan juga PVA. Pengujian kuat
tarik menghasilkan tisu dengan daya tarik sebesar 3,469 MPa yang belum
memenuhi standar Omnexus dalam rentang 24 – 52 MPa. Impregnating solution
yang digunakan berasal dari ekstrak kulit jeruk jember yang diproses dengan
metode maserasi. Kadar flavonoidnya dianalisis dengan hasil 107,3 mg OE/g.
Proses pembuatan wet wipes dilakukan dengan menambahkan agen pembasah
pada tisu dengan variasi terbaik berada pada perbandingan konsentrasi 90%. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa wet wipes yang terkonsentrasi ekstrak kulit jeruk
jember terbaik yaitu pada variasi ekstrak 90% memiliki gramatur sebesar 723,55
g/m2
, pH sebesar 4, mengalami sedikit kepudaran warna, mampu menghambat
pertumbuhan bakteri Escherichia coli dengan diameter zona hambat sebesar 8,75
mm dalam kategori sedang, tidak menimbulkan sifat iritasi terhadap 14 responden
selama 2 jam, serta dapat terdegradasi penuh pada hari ke-8. Wet wipes yang
dihasilkan hampir memenuhi seluruh standar SNI 8526:2018 tentang tisu basah.
| Item Type: | Thesis (Final Report) |
|---|---|
| Creators: | Creators NIM/NIDN Geby, Fradila Resti 22.01.029 |
| Contributors: | Contribution Contributors NIDK/NIDN Thesis advisor Lestari, Hetalesi Saputri, S.T., M.Eng 0525108401 Thesis advisor Ir. Ratna, Sri Harjanti, S.T., M.Eng 0020027801 Thesis advisor Anugrah, Perdana Rahmanta, S.T., M.Eng 0017037301 |
| Corporate Creators: | Politeknik LPP Yogyakarta |
| Uncontrolled Keywords: | BKS, ekstrak kulit jeruk jember, nanoselulosa, wet wipes |
| Subjects: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 660 Teknik kimia > 660 Teknik kimia |
| Thesis Strata: | Diploma IV |
| Divisions: | DIV Teknologi Rekayasa Kimia Industri |
| Depositing User: | GEBY FRADILA RESTI |
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 05:02 |
| Last Modified: | 05 Aug 2026 05:02 |
| URI: | https://repository.polteklpp.ac.id/id/eprint/8680 |

