LAPORAN TUGAS AKHIR PENGARUH WAKTU PROSES BLENDING TERHADAP KARAKTERISASI SELULOSA PADA PRODUK TISU BASAH RAMAH LINGKUNGAN BERBAHAN DASAR SERAT BATANG KELAPA SAWIT

Gabriel, Angela Br Siregar (2026) LAPORAN TUGAS AKHIR PENGARUH WAKTU PROSES BLENDING TERHADAP KARAKTERISASI SELULOSA PADA PRODUK TISU BASAH RAMAH LINGKUNGAN BERBAHAN DASAR SERAT BATANG KELAPA SAWIT. Final Report thesis, Politeknik LPP Yogyakarta.

[thumbnail of TA_GABRIEL ANGELA BR SIREGAR_2201028.pdf] Text
TA_GABRIEL ANGELA BR SIREGAR_2201028.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Tisu basah merupakan benda praktis yang digunakan untuk menjaga kebersihan kulit. Inovasi terbaru diperlukan untuk menghasilkan produk alternatif sebagai pengganti sabun dan air dari bahan baku yang mudah didapat, ekonomis dan mudah terurai. Salah satu inovasi tersebut yaitu pemanfaatan bahan baku berkelanjutan seperti, serat selulosa batang kelapa sawit (BKS). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan variasi waktu yang paling optimum pada proses blending dalam menghasilkan selulosa dengan kemurnian yang tinggi dan mengetahui karakterisasi tisu basah dari bahan utama selulosa batang kelapa sawit(BKS). Selulosa sebagai bahan baku utama diperoleh dari batang kelapa sawit(BKS) malalui tahapan pengeringan dan penghalusan, kemudian dipisahkan dari lignin dengan metode delignifikasi menggunakan NaOH 5%, bleachingmenggunakan H2O2 5%, blending dengan variasi waktu selama 2, 4, 6 dan 8 menit dan ultrasonikasi selama 10 menit. Pembuatan ekstrak kulit jeruk jember dengan konsentrasi 90%. Tahap pembuatan tisu dengan penambahan kitosan dan PVA dan diakhir direndam pada larutan ekstrak kulit jeruk jember. Dari hasil penelitian diperoleh waktu optimal proses blending yaitu selama 6 menit, dengan hasil tingkat kemurnian selulosa terbaik, dan menghasilkan produk tisu basah terbaik yang memenuhi standar mutu SNI 8526:2018 terkait karakteristik tisu basah dan standar SNI 7274:2008 terkait daya serap kertas, dengan hasil uji gramatur sebesar 167,84 g/m2, uji daya serap sebesar 6,45%, uji kuat tarik sebesar 3,468 MPa dan elongation 2,31%, uji pH dengan nilai 4, uji antiseptik sebesar 8,75 mm, dan uji flavonoid
sebesar 107,3 mg QE/g. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa produk tisu basah berbahan dasar selulosa batang kelapa sawit berpotensi sebagai tisu basah yang ramah lingkungan.
Kata kunci: batang kelapa sawit (BKS), blending, selulosa, tisu basah

Item Type: Thesis (Final Report)
Creators:
Creators
NIM/NIDN
Gabriel, Angela Br Siregar
22.01.028
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDK/NIDN
Thesis advisor
Lestari, Hetalesi Saputri, S.T., M.Eng
0525108401
Thesis advisor
Anugrah, Perdana Rahmanta,S.T., M.Eng
0017037301
Thesis advisor
Muhammad, Khoirul Muslimin, S.T., M.Eng
9945773674130223
Corporate Creators: Politeknik LPP Yogyakarta
Uncontrolled Keywords: batang kelapa sawit (BKS), blending, selulosa, tisu basah
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 660 Teknik kimia > 660 Teknik kimia
Thesis Strata: Diploma IV
Divisions: DIV Teknologi Rekayasa Kimia Industri
Depositing User: GABRIEL ANGELA BR SIREGAR
Date Deposited: 05 Aug 2026 05:01
Last Modified: 05 Aug 2026 05:01
URI: https://repository.polteklpp.ac.id/id/eprint/8679

Actions (login required)

View Item
View Item