Farhan, Abiyyu Lubis (2026) Laporan Magang Industri II Manajemen Perkebunan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Kebun Dolok Ilir PTPN IV Regional II. Internship report II thesis, Politeknik LPP.
PKL II_Farhan Abiyyu Lubis_2205031.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Kegiatan Magang Industri II dilaksanakan di Kebun Dolok Ilir PTPN IV Regional II yang berlokasi di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.Dengan tujuan kegiatan magang ini adalah untuk mempelajari, memahami, menerapkan, serta menganalisis secara langsung sistem manajemen budidaya tanaman kelapa sawit, khususnya penerapan fungsi manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan pada kegiatan pemeliharaan Tanaman Belum Menghasilkan (TBM), Tanaman Menghasilkan (TM), serta kegiatan panen dan pengangkutan hasil.
Metode yang digunakan selama pelaksanaan magang meliputi observasi lapangan, partisipasi aktif dalam kegiatan operasional kebun, wawancara dengan asisten afdeling, mandor, kerani, dan karyawan lapangan, serta studi pustaka terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) perusahaan dan berbagai literatur pendukung. Seluruh data yang diperoleh kemudian dianalisis berdasarkan penerapan fungsi-fungsi manajemen dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit.
Selama kegiatan magang, berbagai aktivitas pemeliharaan tanaman diamati secara langsung. Pada fase Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) kegiatan yang dipelajari meliputi pengendalian gulma Mucuna bracteata secara kimia (chemist MB), pengendalian gulma piringan dan pasar pikul, pengendalian hama Pteroma pendula (ulat kantong), pemupukan, kastrasi, serta pengukuran vegetatif tanaman. Seluruh kegiatan dilaksanakan berdasarkan jadwal kerja yang telah disusun melalui Rencana Kerja Harian (RKH), dengan memperhatikan kebutuhan tenaga kerja, alat, bahan, serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Pada fase Tanaman Menghasilkan (TM), kegiatan yang diamati meliputi pemeliharaan parit, pemangkasan atau penunasan pelepah, pengendalian gulma, peningkatan Berat Janjang Rata-rata (BJR), pengamatan fruit set dan fruit to bunch, penangkaran serangga penyerbuk Elaeidobius kamerunicus melalui metode Hatch and Carry Mobile, hingga kegiatan panen dan pengangkutan Tandan Buah Segar (TBS). Kegiatan-kegiatan tersebut bertujuan untuk menjaga kondisi tanaman tetap produktif, meningkatkan efektivitas penyerbukan, mempertahankan kualitas hasil panen, serta mendukung pencapaian target produksi perusahaan.
Hasil pengamatan menunjukkan bahwa secara umum sistem manajemen perkebunan di kebun telah berjalan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) perusahaan. Setiap kegiatan diawali dengan proses perencanaan yang matang, dilaksanakan oleh organisasi kerja yang memiliki pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas, serta diawasi secara berjenjang oleh mandor, asisten afdeling, hingga manajer kebun. Pengawasan dilakukan terhadap kualitas pekerjaan, pencapaian prestasi kerja, penggunaan alat dan bahan, serta ketepatan pelaksanaan kegiatan berdasarkan norma kerja yang telah ditetapkan.
Meskipun demikian, selama pelaksanaan magang masih ditemukan beberapa kendala teknis di lapangan, antara lain kondisi cuaca yang memengaruhi kegiatan penyemprotan dan pemupukan, pertumbuhan gulma yang sangat cepat terutama pada musim hujan, serangan hama yang memerlukan tindakan pengendalian segera, keterbatasan jumlah tenaga kerja pada beberapa kegiatan, serta kondisi jalan dan drainase yang memengaruhi kelancaran proses pengangkutan hasil panen. Selain itu, efektivitas penyerbukan pada beberapa blok masih memerlukan peningkatan melalui penambahan populasi serangga penyerbuk Elaeidobius kamerunicus.
Berdasarkan hasil analisis selama kegiatan magang, beberapa upaya perbaikan yang direkomendasikan antara lain meningkatkan pengawasan lapangan terhadap pelaksanaan SOP, mengoptimalkan jadwal pemeliharaan berdasarkan kondisi tanaman dan cuaca, meningkatkan efektivitas pemupukan sesuai rekomendasi analisis daun, memperbaiki sistem drainase untuk mengurangi genangan, meningkatkan kegiatan pengendalian hama dan gulma secara terpadu, mengoptimalkan program Hatch and Carry Mobile guna meningkatkan keberhasilan penyerbukan, serta memperkuat sistem pencatatan dan dokumentasi operasional sebagai dasar evaluasi dan pengambilan keputusan manajemen.
Secara keseluruhan, kegiatan magang memberikan pengalaman yang sangat bermanfaat dalam memahami penerapan fungsi manajemen pada perkebunan kelapa sawit. Penerapan aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan yang dilakukan secara terintegrasi terbukti mampu mendukung keberhasilan pengelolaan tanaman, meningkatkan efisiensi operasional, menjaga kualitas produksi, serta berkontribusi terhadap pencapaian target produksi dan keberlanjutan usaha perkebunan kelapa sawit.
Kata kunci: Elaeis guineensis Jacq., Manajemen Perkebunan, Pemeliharaan Tanaman Kelapa Sawit, Produktivitas.
| Item Type: | Thesis (Internship report II) |
|---|---|
| Creators: | Creators NIM/NIDN Farhan, Abiyyu Lubis 22.05.031 |
| Contributors: | Contribution Contributors NIDK/NIDN Thesis advisor Azhari, Rizal, S. Tr., M.M.A 0505129301 |
| Corporate Creators: | Kebun Dolok Ilir PTPN IV Regional II |
| Uncontrolled Keywords: | Elaeis guineensis Jacq., Manajemen Perkebunan, Pemeliharaan Tanaman Kelapa Sawit, Produktivitas |
| Subjects: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 630 Pertanian > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan |
| Thesis Strata: | Diploma IV |
| Divisions: | DIV Pengelolaan Perkebunan |
| Depositing User: | FARHAN ABIYYU LUBIS |
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 05:13 |
| Last Modified: | 04 Aug 2026 05:13 |
| URI: | https://repository.polteklpp.ac.id/id/eprint/8617 |

