TUGAS AKHIR ANALISIS PENGARUH NILAI TOTAL DISSOLVED SOLIDS (TDS) DAN KONDUKTIVITAS AIR KONDENSAT SEBAGAI AIR IMBIBISI TERHADAP PROSES EKSTRAKSI NIRA TEBU

FANI, ANANDA (2026) TUGAS AKHIR ANALISIS PENGARUH NILAI TOTAL DISSOLVED SOLIDS (TDS) DAN KONDUKTIVITAS AIR KONDENSAT SEBAGAI AIR IMBIBISI TERHADAP PROSES EKSTRAKSI NIRA TEBU. Final Report thesis, POLITEKNIK LPP YOGYAKARTA.

[thumbnail of TUGAS AKHIR FANI ANANDA 2201011.pdf] Text
TUGAS AKHIR FANI ANANDA 2201011.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (722kB)

Abstract

Air imbibisi merupakan air yang digunakan dalam proses penggilingan tebu untuk melarutkan sisa gula yang masih tertinggal dalam ampas tebu, sehingga kualitasnya sangat mempengaruhi efisiensi ekstraksi gula. Salah satu parameter penting dalam menentukan kualitas air imbibisi adalah Total Dissolved Solids (TDS) dan konduktivitas, yang menunjukkan jumlah zat terlarut dalam air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai Total Dissolved Solids (TDS) dan konduktivitas terhadap proses ekstraksi nira. Pengukuran dilakukan menggunakan alat TDS meter dan konduktiviti meter kemudian dianalisis berdasarkan perubahan nilai sebelum dan sesudah ekstraksi yang disajikan dalam bentuk grafik selisih. Variasi dilakukan terhadap jenis pelarut yaitu aquades dan air keran. Selain itu nilai TDS air keran juga divariasikan sebesar (154, 158, 160, 170, dan 173 ppm), sedangkan TDS air aquades divariasikan sebesar (0, 2, 4, dan 5 ppm). Selain itu konduktivitas air keran divariasikan sebesar (0,427, 0,441, 0,464, dan 0,474 ms) sedangkan air aquades divariasikan sebesar (0,0079, 0,0142, 0,0197, 0,0238, dan 0,0310 ms). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan zat terlarut cenderung menurunkan efisiensi proses ekstraksi akibat keterbatasan pelarutan yaitu kejenuhan. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh bahwa nilai TDS sekitar 158 ppm merupakan batas TDS maksimum yang optimal untuk air imbibisi karena masih memiliki kemampuan pelarutan yang baik dan belum mendekati kejenuhan, sehingga pengendalian nilai TDS menjadi penting dalam menjaga efisiensi proses ekstraksi gula, sedangkan batas konduktivitas maksimum yang masih optimal untuk air imbibisi belum dapat ditarik kesimpulan karena hasil analisis tidak menunjukkan tren tertentu.

Item Type: Thesis (Final Report)
Creators:
Creators
NIM/NIDN
FANI, ANANDA
22.01.011
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDK/NIDN
Thesis advisor
Muhammad, khoirul Muslimin, S.T., M.Eng
9445773674130223
Thesis advisor
Anugrah, Perdana Rahmanta, S.T., M.Eng
0017037301
Thesis advisor
Lestari, Hetalesi Saputri, S.T., M.Eng
0525108401
Corporate Creators: Politeknik LPP Yogyakarta
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: air imbibisi, air kondensat, ampas tebu, konduktivitas, Total Dissolved Solids
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 660 Teknik kimia > 660 Teknik kimia
Thesis Strata: Diploma IV
Divisions: DIV Teknologi Rekayasa Kimia Industri
Depositing User: FANI ANANDA
Date Deposited: 28 Jul 2026 07:37
Last Modified: 28 Jul 2026 07:37
URI: https://repository.polteklpp.ac.id/id/eprint/8469

Actions (login required)

View Item
View Item