Manajemen Pengelolaan Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Internal Audit Program di Kebun Arjuna PT Bumi Langgeng Perdanatrada (Eagle High Plantations Tbk.), Desa Sungai Bedaun, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah

Karno, Danuaji (2026) Manajemen Pengelolaan Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Internal Audit Program di Kebun Arjuna PT Bumi Langgeng Perdanatrada (Eagle High Plantations Tbk.), Desa Sungai Bedaun, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Internship Report III thesis, Politeknik LPP Yogyakarta.

[thumbnail of PKL III_Karno Danuaji_23.03.017.pdf] Text
PKL III_Karno Danuaji_23.03.017.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Laporan Praktik Kerja Lapangan III (PKL III) ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas manajemen pengelolaan tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) melalui pendekatan Internal Audit Program di Arjuna Estate (Kebun Arjuna), PT Bumi Langgeng Perdanatrada (Eagle High Plantations Tbk.), Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Kegiatan evaluasi dan pengujian lapangan difokuskan pada tiga fokus utama, yaitu: pengujian kepatuhan fasilitas perumahan karyawan (Audit Prosedur 06), verifikasi akurasi pencatatan Buku Kerja Mandor (BKM) pada pekerjaan Pemeliharaan Utama (MU), serta pemantauan tingkat kehilangan hasil (losses) melalui Inspeksi Panen Detail (IPD).
Hasil pengujian Audit Prosedur 06 menunjukkan tingkat okupansi perumahan karyawan mencapai 95% (356 dari 376 pintu terhuni). Namun, terdeteksi adanya deviasi fungsi hunian berupa keterhunian oleh pihak non-karyawan sebanyak 6 unit (2%), penggunaan rumah dinas sebagai area usaha komersial sebanyak 26 unit (7%), serta aktivitas peternakan unggas pada 86 unit rumah (23%) yang berpotensi memicu timbulnya risiko sanitasi dan lonjakan beban utilitas domestik.
Pada verifikasi BKM periode Januari hingga April 2026, ditemukan inefisiensi operasional dan kebocoran anggaran yang signifikan pada pekerjaan MU Buka Pasar Pikul di Divisi 1 dan Divisi 2. Penggunaan Hari Kerja (HK) mengalami pembengkakan ekstrem melebihi norma budget perusahaan (0,70 HK/Ha) hingga mencapai rentang 4,18–16,10 HK/Ha, dengan akumulasi total potensi kerugian finansial sebesar Rp138.716.801,-. Hasil konfirmasi dan analisis membuktikan bahwa deviasi ini disebabkan oleh pembiaran pencatatan administrasi oleh mandor serta adanya praktik crosscharging (penyelundupan biaya tenaga kerja dari kegiatan non-anggaran ke dalam pos MU Buka Pasar Pikul).
Sementara itu, hasil evaluasi IPD menunjukkan adanya penurunan tingkat buah tinggal di pokok dari 1,35 janjang/Ha (18 Juni 2026) menjadi 0,93 janjang/Ha (08 Juli 2026). Namun, terjadi kenaikan tajam pada parameter berondolan tinggal dari 4,97 butir/Ha menjadi 26,68 butir/Ha pada pengamatan 08 Juli 2026. Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan penertiban regulasi hunian rumah dinas, penghentian praktik crosscharging biaya tenaga kerja melalui pengawasan berjenjang, serta peningkatan supervisi kemandoran panen guna meminimalisasi losses brondolan di lapangan.

Item Type: Thesis (Internship Report III)
Creators:
Creators
NIM/NIDN
Karno, Danuaji
23.03.017
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDK/NIDN
Thesis advisor
Aries, Budi Widodo, S.E., MBA.
0510127301
Uncontrolled Keywords: Internal Audit, Kelapa Sawit, Buku Kerja Mandor (BKM), Crosscharging, Inspeksi Panen Detail (IPD), Losses.
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 650 Manajemen dan hubungan masyarakat > 657 Akuntansi
Thesis Strata: Diploma III
Divisions: DIII Akuntansi
Depositing User: KARNO DANUAJI
Date Deposited: 27 Jul 2026 02:39
Last Modified: 27 Jul 2026 02:39
URI: https://repository.polteklpp.ac.id/id/eprint/8431

Actions (login required)

View Item
View Item