KELIMPAHAN POPULASI SERANGGA PENYERBUK (Elaeidobius kamerunicus) PADA TANAMAN KELAPA SAWIT PERKEBUNAN RAKYAT STUDI KASUS DI KELOMPOK TANI, DESA PENCING BEKULO, KECAMATAN KANDIS, KABUPATEN SIAK, PROVINSI RIAU

Aria, Jose Daniel Surbakti (2025) KELIMPAHAN POPULASI SERANGGA PENYERBUK (Elaeidobius kamerunicus) PADA TANAMAN KELAPA SAWIT PERKEBUNAN RAKYAT STUDI KASUS DI KELOMPOK TANI, DESA PENCING BEKULO, KECAMATAN KANDIS, KABUPATEN SIAK, PROVINSI RIAU. Final Report thesis, Politeknik LPP Yogyakarta.

[thumbnail of Tugas Akhir_Aria Jose Daniel Surbakti_2105087.pdf] Text
Tugas Akhir_Aria Jose Daniel Surbakti_2105087.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Penyerbukan kelapa sawit sangat bergantung pada kumbang Elaeidobius kamerunicus sebagai agen penyerbuk utama, sehingga pemahaman mengenai dinamika populasinya pada berbagai umur tanaman menjadi krusial bagi produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelimpahan populasi Elaeidobius kamerunicus pada tiga kelompok umur tanaman kelapa sawit (4, 6, dan 8 tahun) di perkebunan rakyat, serta menguji pengaruh umur tanaman terhadap perbedaan populasi. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Riau, dengan rancangan purposive sampling. Sebanyak 27 lahan (masing-masing ±1 ha) dijadikan sampel, terdiri atas 9 lahan per kelompok umur. Pengamatan dilakukan selama tiga bulan (Agustus–Oktober 2024), dengan frekuensi tiga kali per bulan. Dari setiap lahan diambil satu pohon berbunga jantan anthesis, satu tandan, dan tiga spikelet sebagai unit pengamatan serangga penyerbuk. Data kelimpahan diestimasi dalam satuan ekor/ha dan dianalisis menggunakan ANOVA satu arah dengan uji lanjut Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi Elaeidobius kamerunicus pada tanaman umur 8 tahun (±50–57 ribu ekor/ha) merupakan yang tertinggi, diikuti umur 6 tahun (±32–36 ribu ekor/ha), sedangkan umur 4 tahun memiliki populasi terendah (±11–17 ribu ekor/ha). Uji ANOVA mengindikasikan adanya pengaruh signifikan umur tanaman terhadap kelimpahan populasi (p<0,05). Temuan ini menegaskan bahwa tanaman muda cenderung belum optimal dalam mendukung populasi penyerbuk, sehingga berimplikasi pada perlunya penerapan teknologi manajemen penyerbukan, seperti hatch and carry, guna mengaugmentasi populasi awal di blok tanaman muda.

Kata Kunci: Elaeidobius kamerunicus; kelapa sawit; kelimpahan populasi.

Item Type: Thesis (Final Report)
Creators:
Creators
NIM/NIDN
Aria, Jose Daniel Surbakti
21.05.087
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDK/NIDN
Thesis advisor
Hartini, Hartini, S.P., M.Sc
0516097901
Thesis advisor
Retno, Muningsih, S.P
0526037901
Thesis advisor
Fitria, Nugraheni S, S.P., M.Sc
0531058703
Corporate Creators: KELOMPOK TANI SAWIT KANDIS SEJAHTERA, DESA PENCING BEKULO, KECAMATAN KANDIS, KABUPATEN SIAK, PROVINSI RIAU
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 630 Pertanian > 634 Perkebunan, buah-buahan dan ilmu kehutanan
Thesis Strata: Diploma IV
Divisions: DIV Pengelolaan Perkebunan
Depositing User: ARIA JOSE DANIEL SURBAKTI
Date Deposited: 07 Jan 2026 08:04
Last Modified: 07 Jan 2026 08:04
URI: https://repository.polteklpp.ac.id/id/eprint/7868

Actions (login required)

View Item
View Item