Della Felisya, Bambu (2025) LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN II TEKNIS BUDIDAYA TANAMAN KELAPA SAWIT DIVISI B KEBUN PANGARUNGAN PT. ASAM JAWA, KECAMATAN TORGAMBA, KABUPATEN LABUHANBATU SELATAN, SUMATRA UTARA. Internship report II thesis, POLITEKNIK LPP YOGYAKARTA.
LAPORAN PKL II DELLA FELISYA BAMBU docx.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
Laporan Praktik Kerja Lapangan II ini berisi tentang kegiatan teknis budidaya tanaman kelapa sawit yang dilaksanakan di Divisi B, Kebun Pangarungan, PT. Asam Jawa. Kebun ini terletak di Desa Pangarungan, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Provinsi Sumatra Utara. Kegiatan praktik kerja lapangan dilaksanakan selama dua bulan, dimulai dari tanggal 30 Juni hingga 30 Agustus 2025. Selama periode ini, peserta PKL terlibat langsung dalam berbagai tahapan budidaya kelapa sawit, mulai dari pembibitan utama (pre nursery), pemeliharaan tanaman menghasilkan (TM), hingga kegiatan panen dan pengangkutan buah sawit ke tempat pengumpulan hasil (TPH).
Pada tahap awal, kegiatan pembibitan pre nursery dilakukan dengan menanam kecambah kelapa sawit yang telah dipilih berdasarkan mutu genetik yang unggul. Perawatan bibit dilakukan secara intensif, termasuk penyiraman rutin, pemupukan awal, serta pengendalian hama dan penyakit secara preventif. Setelah memasuki usia tanam yang sesuai, bibit dipindahkan ke areal tanaman menghasilkan. Di Divisi B, kegiatan pemeliharaan tanaman menghasilkan merupakan salah satu fokus utama. Pemeliharaan ini meliputi pemupukan berkala berdasarkan rekomendasi hasil analisis tanah, pengendalian gulma di sekitar tanaman, pemangkasan pelepah tua , serta pengamatan dan pengendalian hama dan penyakit. Tujuan utama dari pemeliharaan ini adalah untuk menjaga kondisi tanaman tetap sehat dan produktif.
Kegiatan panen dan angkut menjadi tahapan akhir dari siklus produksi kelapa sawit. Penentuan buah matang panen (BMP) dilakukan dengan mengacu pada kriteria jumlah brondolan yang jatuh. Proses panen dilakukan secara manual menggunakan alat seperti egrek dan dodos. Setelah dipanen, buah dikumpulkan di tempat pengumpulan hasil (TPH) sebelum diangkut ke pabrik.
Selama kegiatan PKL berlangsung, ditemukan beberapa permasalahan di lapangan, salah satunya adalah genangan air dan banjir pada sebagian areal kebun, terutama yang berada di lahan gambut. Curah hujan yang tinggi menyebabkan drainase tidak mampu menampung air secara optimal, sehingga sebagian tanaman sawit terendam. Kondisi ini berisiko menyebabkan kerusakan pada sistem perakaran dan menurunkan produktivitas tanaman. Untuk mengatasi hal tersebut,
pihak kebun melakukan pembuatan mungguhan, yaitu gundukan tanah pada bagian pangkal tanaman untuk menaikkan posisi akar dan menghindari genangan air. Selain itu, sistem drainase di lahan juga diperbaiki agar aliran air lebih lancar dan cepat keluar dari areal kebun.
Kegiatan PKL di PT. Asam Jawa didukung oleh berbagai fasilitas yang memadai, seperti peralatan kerja, akses informasi teknis, dan dukungan dari pihak perusahaan. Pembimbing lapangan sangat berpengalaman dan mampu memberikan bimbingan teknis yang jelas serta praktis kepada peserta. Lingkungan kerja yang kondusif dan keterbukaan informasi dari staf kebun menjadi salah satu faktor pendukung yang signifikan selama kegiatan berlangsung. Namun, tidak dapat dipungkiri adanya beberapa kendala yang menghambat kelancaran kegiatan. Salah satunya adalah kondisi jalan kebun yang menjadi becek dan sulit dilalui saat hujan deras, sehingga mengganggu proses panen dan transportasi buah. Selain itu, perubahan cuaca yang tidak menentu juga sering memaksa penghentian sementara aktivitas di lapangan.
Secara keseluruhan, kegiatan Praktik Kerja Lapangan II di PT. Asam Jawa memberikan banyak pengalaman dan pengetahuan baru tentang teknis budidaya kelapa sawit, mulai dari pembibitan hingga proses panen. Selain meningkatkan pemahaman terhadap teori yang diperoleh di bangku kuliah, PKL ini juga memberikan gambaran nyata tentang tantangan dan solusi dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit. Untuk ke depannya, disarankan agar perusahaan terus meningkatkan sistem drainase dan perbaikan jalan produksi, terutama di musim hujan. Selain itu, pelatihan rutin kepada tenaga kerja dalam hal pengendalian hama dan penyakit secara terpadu juga sangat penting untuk menjaga keberlanjutan produktivitas kebun.
| Item Type: | Thesis (Internship report II) |
|---|---|
| Creators: | Creators NIM/NIDN Della Felisya, Bambu 23.04.011 |
| Contributors: | Contribution Contributors NIDK/NIDN Thesis advisor Rina, Ekawati, S.P. M.Si 0514108702 |
| Corporate Creators: | Kebun Pangarungan, PT. Asam Jawa, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatra Utara |
| Uncontrolled Keywords: | Teknis budidaya, kelapa sawit, pemupukan |
| Subjects: | 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 630 Pertanian > 634 Perkebunan, buah-buahan dan ilmu kehutanan |
| Thesis Strata: | Diploma III |
| Divisions: | DIII Budidaya Tanaman Perkebunan |
| Depositing User: | DELLA FELISYA BAMBU |
| Date Deposited: | 20 Oct 2025 03:38 |
| Last Modified: | 20 Oct 2025 03:38 |
| URI: | https://repository.polteklpp.ac.id/id/eprint/7676 |

