ANALISIS KOMPARASI USAHATANI KELAPA SAWIT DAN KARET DI KECAMATAN RANTAU SELATAN KABUPATEN LABUHANBATU PROVINSI SUMATERA UTARA

SUHENDI, SUHENDI (2025) ANALISIS KOMPARASI USAHATANI KELAPA SAWIT DAN KARET DI KECAMATAN RANTAU SELATAN KABUPATEN LABUHANBATU PROVINSI SUMATERA UTARA. Final Report thesis, Politeknik LPP Yogyakarta.

[thumbnail of TA SUHENDI ACC.pdf] Text
TA SUHENDI ACC.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Kelapa sawit dan karet merupakan komoditas perkebunan strategis di Indonesia yang berperan penting sebagai penyumbang devisa negara, bahan baku industri, pencipta lapangan kerja, serta peningkat kesejahteraan masyarakat. Kabupaten Labuhan Batu di Sumatera Utara menjadi salah satu sentra utama kedua komoditas ini, dengan produksi kelapa sawit rakyat tahun 2021 mencapai 546.372,73 ton dan karet 22.342 ton. Namun, dalam sepuluh tahun terakhir produksi keduanya mengalami fluktuasi yang berdampak pada pendapatan petani. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai produksi, biaya, pendapatan, serta kelayakan usahatani kelapa sawit dan karet rakyat, sekaligus membandingkan pendapatan antara keduanya di Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhan Batu.
Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhan Batu, Provinsi Sumatera Utara pada bulan Agustus–September 2024 dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan terdiri dari data primer melalui observasi dan wawancara dengan 60 responden, masing-masing 30 petani kelapa sawit dan 30 petani karet, serta data sekunder dari instansi terkait dan literatur pendukung. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif untuk menghitung biaya, penerimaan, pendapatan, keuntungan, dan kelayakan usahatani dengan menggunakan rasio R/C.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani kelapa sawit dan karet rakyat memiliki nilai produksi, biaya, pendapatan, serta kelayakan yang berbeda. Usahatani kelapa sawit menghasilkan penerimaan dan pendapatan bersih yang lebih tinggi dengan R/C ratio 2,07 dibandingkan karet dengan R/C ratio 1,53. Meskipun keduanya layak diusahakan, kelapa sawit terbukti lebih efisien dan menguntungkan. Uji perbandingan pendapatan juga menunjukkan perbedaan signifikan, di mana pendapatan petani kelapa sawit secara nyata lebih tinggi dibandingkan petani karet di Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu

Item Type: Thesis (Final Report)
Creators:
Creators
NIM/NIDN
SUHENDI, SUHENDI
21.05.075
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDK/NIDN
Thesis advisor
Oni, Apriyanto, S.P., M.Sc
0515048401
Thesis advisor
Hartini, S.P.,M.Sc
0516097901
Thesis advisor
Sutan Tarmizi, Lubis, S.P., M.Sc
5457772673130303
Corporate Creators: KECAMATAN RANTAU SELATAN KABUPATEN LABUHANBATU PROVINSI SUMATERA UTARA
Uncontrolled Keywords: Karet, Kelapa Sawit, Kelayakan
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 630 Pertanian > 634 Perkebunan, buah-buahan dan ilmu kehutanan
Thesis Strata: Diploma IV
Divisions: DIV Pengelolaan Perkebunan
Depositing User: SUHENDI
Date Deposited: 26 Sep 2025 07:57
Last Modified: 26 Sep 2025 07:57
URI: https://repository.polteklpp.ac.id/id/eprint/7533

Actions (login required)

View Item
View Item