LAPORAN MAGANG INDUSTRI II MANAJEMEN PENGELOLAAN TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) DI KEBUN BELIDA PT. AEK TARUM SAMPOERNA AGRO

Aria, Jose Daniel Surbakti (2025) LAPORAN MAGANG INDUSTRI II MANAJEMEN PENGELOLAAN TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) DI KEBUN BELIDA PT. AEK TARUM SAMPOERNA AGRO. Internship report II thesis, Politeknik LPP Yogyakarta.

[thumbnail of LAPORAN MAGANG INDUSTRI II_ARIA JOSE DANIEL_2105087.pdf] Text
LAPORAN MAGANG INDUSTRI II_ARIA JOSE DANIEL_2105087.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Kegiatan Magang Industri II di Kebun Belida PT. Aek Tarum, yang
merupakan salah satu unit usaha dari PT Sampoerna Agro Tbk, berlokasi di
Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan.
Kebun ini terbagi menjadi tiga divisi utama: Divisi 1, Divisi 2, dan Divisi 3, dengan
total luas areal mencapai 2.711,74 ha, mencakup areal tanaman menghasilkan
(TM), tanaman belum menghasilkan (TBM), dan areal non-produktif. Secara
topografi, kebun ini berada di dataran rendah dengan ketinggian sekitar 18–25 mdpl
dan memiliki jenis tanah mineral bertekstur lempung berpasir. Iklim di wilayah ini
tergolong tropis basah (tipe C menurut klasifikasi Schmidt-Ferguson) dengan curah
hujan berkisar antara 1300–2100 mm/tahun, suhu rata-rata 22–23°C, serta lama
penyinaran matahari sekitar 7 jam/hari, menjadikannya cocok untuk budidaya
kelapa sawit.
Kegiatan budidaya dan pemeliharaan tanaman baik di fase TBM maupun
TM. Di tahap pembibitan, mahasiswa terlibat dalam kegiatan pre-nursery dan main
nursery yang bertujuan menyiapkan bibit unggul siap tanam. Pada fase TBM,
dilakukan berbagai kegiatan pemeliharaan seperti penyulaman, penyiangan,
pemupukan manual, kastrasi-sanitasi, dan pengendalian gulma secara kimiawi
maupun mekanis. Sementara itu, pada fase TM, kegiatan pemeliharaan difokuskan
pada pembersihan anak kayu, garuk piringan, perawatan TPH (tempat
pengumpulan hasil), serta kegiatan panen yang mencakup penentuan kematangan
buah, pengumpulan TBS, dan pengangkutan ke pabrik. Mahasiswa juga terlibat
dalam pemupukan berbasis rekomendasi analisis tanah dan daun, baik
menggunakan pupuk anorganik maupun organik, dengan teknik aplikasi yang
memperhatikan efisiensi, keselamatan kerja, dan kelestarian lingkungan.
Manajemen kebun di Kebun Belida berjalan secara profesional dan
sistematis. Struktur organisasi kebun melibatkan Estate Manager, Asisten Kepala,
Asisten Divisi, serta berbagai mandor spesifik (panen, pupuk, hama-penyakit,
perawatan) yang saling berkoordinasi. Setiap kegiatan lapangan dilaksanakan
berdasarkan rencana kerja harian yang ditentukan, disertai pengawasan ketat oleh
mandor dan asisten untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai standar operasional
prosedur (SOP). Mahasiswa juga mempelajari sistem pelaporan dan administrasi
kebun, termasuk penggunaan sistem digital untuk pencatatan kegiatan dan
pengawasan
produksi.
Dari
keseluruhan
kegiatan
ini,
mahasiswa
penylismemperoleh pemahaman mendalam tentang manajemen teknis dan
administratif perkebunan kelapa sawit, serta pentingnya koordinasi tim, efisiensi
sumber daya, dan penerapan prinsip Good Agricultural Practices (GAP) dalam
mencapai produktivitas optimal dan berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Internship report II)
Creators:
Creators
NIM/NIDN
Aria, Jose Daniel Surbakti
21.05.087
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDK/NIDN
Thesis advisor
Adi, Rimbawanto S. Hut
09905546746
Thesis advisor
Kusnu, Martoyo, MS
9905546772
Corporate Creators: Kebun Belida PT. Sampoerna Agro
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 630 Pertanian > 634 Perkebunan, buah-buahan dan ilmu kehutanan
Thesis Strata: Diploma IV
Divisions: DIV Pengelolaan Perkebunan
Depositing User: ARIA JOSE DANIEL SURBAKTI
Date Deposited: 26 Sep 2025 07:39
Last Modified: 26 Sep 2025 07:39
URI: https://repository.polteklpp.ac.id/id/eprint/7528

Actions (login required)

View Item
View Item