PENGARUH FREKUENSI PEMBERIAN BIO-HERBISIDA RAMAH LINGKUNGAN BERBAHAN PULP KAKAO DAN AIR KELAPA DI KEBUN KOPI ARABIKA (Coffea arabica) DI KECAMATAN CANGKRINGAN

Ema, Nurhikma (2025) PENGARUH FREKUENSI PEMBERIAN BIO-HERBISIDA RAMAH LINGKUNGAN BERBAHAN PULP KAKAO DAN AIR KELAPA DI KEBUN KOPI ARABIKA (Coffea arabica) DI KECAMATAN CANGKRINGAN. Final Report thesis, Politeknik LPP Yogyakarta.

[thumbnail of PENGARUH FREKUENSI PEMBERIAN BIO-HERBISIDA RAMAH LINGKUNGAN BERBAHAN PULP KAKAO DAN AIR KELAPA DI KEBUN KOPI ARABIKA (Coffea arabica) DI KECAMATAN CANGKRINGAN.pdf] Text
PENGARUH FREKUENSI PEMBERIAN BIO-HERBISIDA RAMAH LINGKUNGAN BERBAHAN PULP KAKAO DAN AIR KELAPA DI KEBUN KOPI ARABIKA (Coffea arabica) DI KECAMATAN CANGKRINGAN.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (5MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh frekuensi pemberian bio-herbisida ramah lingkungan berbahan dasar pulp kakao dan air kelapa terhadap pengendalian gulma di perkebunan kopi (Coffea sp). Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Cangkringan selama bulan Juli hingga Oktober 2024. Metode pengambilan data RAK (Rancangan Acak Kelompok) non faktorial, analisa vegetasi menggunakan metode kuadrat untuk melihat gulma dominan dan pengamatan visual setiap hari selama 7 hari pengamatan. Perlakuan PA1 : Pulp kakao + air kelapa dengan 1 kali aplikasi, PA2 : Pulp kakao + air kelapa dengan 2 kali aplikasi, PA3 : Pulp kakao + air kelapa dengan 3 kali aplikasi, G1 : Pulp kakao + air kelapa + glifosat dengan 1 aplikasi. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 ulangan sehingga terdapat 12 unit percobaan data dianalisis dengan menggunakan indeks SDR (Summed Dominance Ratio) dan Analisa Ragam (ANOVA) tingkat signifikasi 95% dan apabila memberikan hasil signifikan antara perlakuan dilanjutkan uji BNT taraf 0,05 untuk mengetahui perlakuan yang memberikan hasil secara signifikan dari yang lain. Hasil penelitian menunjukkan Synedrella nodiflora merupakan gulma dominan sebelum (SDR 36,38%) dan sesudah (SDR 32,78%) aplikasi Bio-herbisida. Perlakuan G1 (Pulp kakao + air kelapa + glifosat dengan satu aplikasi) yang mencapai skor keracunan maksimal (4,00). Perlakuan PA3 (Pulp kakao + air kelapa dengan tiga kali aplikasi) memberikan hasil cukup efektif, sedangkan PA1 (Pulp kakao + air kelapa dengan 1 kali aplikasi) tergolong kurang efektif. Penelitian ini menunjukkan bahwa frekuensi dan kombinasi bahan aktif berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan pengendalian gulma di perkebunan kopi.

Item Type: Thesis (Final Report)
Creators:
Creators
NIM/NIDN
Ema, Nurhikma
21.05.010
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDK/NIDN
Thesis advisor
Fitria, Nugraheni Sukmawati, S.P., M.Sc
0531058703
Thesis advisor
Hartini, Hartini, S.P., M.Sc.
0516097901
Uncontrolled Keywords: Bio-herbisida, Keracunan, Kopi, SDR (Summed Dominance Ratio)
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 630 Pertanian > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan
Thesis Strata: Diploma IV
Divisions: DIV Pengelolaan Perkebunan
Depositing User: EMA NURHIKMA
Date Deposited: 14 Aug 2025 04:00
Last Modified: 14 Aug 2025 04:00
URI: https://repository.polteklpp.ac.id/id/eprint/6764

Actions (login required)

View Item
View Item