PENGENALAN ALAT DAN PROSES PENGOLAHAN INDUSTRI KELAPA SAWIT HULU DI PT BERKAT SAWIT SUKAMAJU SUKAMAJU, KABUPATEN MUSI BANYUASIN, SUMATERA SELATAN

Daniar, Purnama (2022) PENGENALAN ALAT DAN PROSES PENGOLAHAN INDUSTRI KELAPA SAWIT HULU DI PT BERKAT SAWIT SUKAMAJU SUKAMAJU, KABUPATEN MUSI BANYUASIN, SUMATERA SELATAN. Internship Report I thesis, Politeknik LPP Yogyakarta.

[thumbnail of LAPORAN MAGANG 1  PENGENALAN ALAT DAN PROSES PENGOLAHAN INDUSTRI KELAPA SAWIT HULU DI PT BERKAT SAWIT SUKAMAJU.pdf] Text
LAPORAN MAGANG 1 PENGENALAN ALAT DAN PROSES PENGOLAHAN INDUSTRI KELAPA SAWIT HULU DI PT BERKAT SAWIT SUKAMAJU.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (6MB)

Abstract

Kelapa Sawit (Elais Guineensis Jacq) merupakan salah satu tanaman yang buahnya dapat diolah menjadi CPO (Crude Palm Oil). Minyak sawit atau CPO (Crude Palm Oil) dapat diperoleh dari daging buah kelapa sawit dan PKO (Palm Kernel Oil) dapat diperoleh dari biji (nut) kelapa sawit. Mutu CPO (Crude Palm Oil) yang dihasilkan bergantung pada mutu TBS (Tandan Buah Segar) dan proses pengolahannya. Dalam produksi CPO (Crude Palm Oil), standar mutu merupakan bagian yang sangat penting dalam proses produksi, karena standar mutu produksi sangat mempengaruhi harga jual hasil produksi tersebut. Sebelum menjadi CPO (Crude Palm Oil), TBS (Tandan Buah Segar) dipanen terlebih dahulu, selanjutnya
TBS diangkut menuju pabrik. Setelah tiba di pabrik, maka TBS (Tandan Buah Segar) akan melalui beberapa stasiun, yang pertama yaitu stasiun penerimaan buah, dimana di stasiun ini melalui beberapa tahapan seperti penimbangan buah,
sortasi buah dan pengumpulan buah. Dari stasiun penerimaan buah selanjutnya TBS (Tandan Buah Segar) menuju stasiun perebusan (Sterilizer), dari stasiun perebusan selanjutnya TBS menuju ke stasiun pemipilan (Threser), di stasiun
pemipilan ini menghasilkan dua keluaran yaitu brondolan dan jankos (Janjang Kosong), dimana jankos akan dikempa(press) kembali di stasiun Bunch Press dan brondolan akan masuk ke stasiun pengempaan (Digester). Dari stasiun pengempaan akan dihasilkan dua keluaran pula yaitu padatan dan cairan. Keluaran padatan berupa biji (Nut) dan serabut (Fiber), serabut (Fiber) yang dihasilkan akan menuju ke stasiun boiler sebagai bahan bakar, sedangkan biji (Nut) akan
menuju ke stasiun kernel. Keluaran cairan yang dihasilkan adalah CPO yang akan dialirkan ke stasiun pemurnian (Clarification). Pabrik Kelapa Sawit PT. Berkat Sawit Sukamaju memiliki kapasitas olah 45 ton/jam, dengan rendemen CPO 22% dan adapun standar spesifikasi mutu produksi CPO yang diperoleh yaitu kadar ALB 5%, kadar air 0,2%, kadar kotoran 0,2%.Kata Kunci: Kelapa Sawit, CPO, TBS, Kernel

Item Type: Thesis (Internship Report I)
Creators:
Creators
NIM/NIDN
Daniar, Purnama
20.01.041
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDK/NIDN
Thesis advisor
Lestari, Hetalesi Saputri, S.T.,M.Eng
05251108401
Corporate Creators: SUKAMAJU, KABUPATEN MUSI BANYUASIN, SUMATERA SELATAN
Uncontrolled Keywords: Kelapa Sawit, CPO, TBS, Kernel
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 660 Teknik kimia > 660 Teknik kimia
Thesis Strata: Diploma III
Divisions: DIII Teknik Kimia
Depositing User: Daniar Purnama
Date Deposited: 10 Oct 2023 02:58
Last Modified: 10 Oct 2023 02:58
URI: https://repository.polteklpp.ac.id/id/eprint/4256

Actions (login required)

View Item
View Item