Efektivitas Herbisida Berbahan Aktif Metil Metsulfuron Terhadap Gulma Pakis Kawat (Dicranopteris linearis) Pada TBM Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Di Desa Sukoharjo Lahat Sumatera Selatan

Dwi, Atmoko (2022) Efektivitas Herbisida Berbahan Aktif Metil Metsulfuron Terhadap Gulma Pakis Kawat (Dicranopteris linearis) Pada TBM Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Di Desa Sukoharjo Lahat Sumatera Selatan. Final Report thesis, Politeknik LPP Yogyakarta.

[thumbnail of EFEKTIVITAS HERBISIDA METIL METSULFURON TERHADAP GULMA PAKIS KAWAT (Dicranopteris linearis) PADA TBM KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) DI DESA SUKOHARJO LAHAT SUMATERA SELATAN.pdf] Text
EFEKTIVITAS HERBISIDA METIL METSULFURON TERHADAP GULMA PAKIS KAWAT (Dicranopteris linearis) PADA TBM KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) DI DESA SUKOHARJO LAHAT SUMATERA SELATAN.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Salah satu penyebab rendahnya produksi kelapa sawit adalah keberadaan gulma sehingga diperlukan upaya pengendalian gulma. Metode pengendalian gulma salah satunya ialah dengan pengendalian gulma secara kimiawi dengan menggunakan herbisida. Herbisida metil metsulfuron merupakan salah satu bahan aktif herbisida. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis optimal metil metsulfuron untuk mengendalikan gulma Pakis kawat (Dicranopteris linearis) di tanaman belum menghasilkan kelapa sawit. Metode yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) dengan 8 taraf perlakuan yaitu A (metil metsulfuron 15 g.b.a/ha), B (metil metsulfuron 50 g.b.a/ha), C (metil metsulfuron 85 g.b.a/ha), D (metil metsulfuron 15 g.b.a/ha + perekat), E (metil metsulfuron 50 g.b.a/ha+ perekat), F (metil metsulfuron 85 g.b.a/ha+ perekat), G (penyiangan manual), H (tanpa pengendalian dan herbisida). Semua perlakuan dilakukan ulangan sebanyak 3 kali. Parameter yang diamati adalah mortalitas gulma, bobot kering gulma dan Fitotoksitas. Analisis data menggunakan sidik ragam model linear dengan signifikan 5%, jika terdapat beda nyata dilanjutkan dengan uji lanjut
Ducan (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mortalitas gulma Dicranopteris linearis dengan herbisida metil metsulfuron 85 g.b.a/ha berbeda
nyata dari perlakuan metil metsulfuron 15-50 g.b.a/ha. Bobot kering gulma dengan herbisida metil metsulfuron 15-85 g.b.a/ha dan pengendalian manual berbeda nyata dengan tanpa pengendalian. Pengendalian gulma dengan herbisida metil metsulfuron tidak menimbulkan fitotoksisitas.

Kata kunci: efektivitas, metil metsulfuron, pakis kawat, sawit

Item Type: Thesis (Final Report)
Creators:
Creators
NIM/NIDN
Dwi, Atmoko
20.05.055
Contributors:
Contribution
Contributors
NIDK/NIDN
Thesis advisor
Hartini, Hartini, S.P.,M.Sc,
0516097901
Uncontrolled Keywords: efektivitas, metil metsulfuron, pakis kawat, sawi
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 630 Pertanian > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan
Thesis Strata: Diploma IV
Divisions: DIV Budidaya Tanaman Perkebunan
Depositing User: Dwi Atmoko
Date Deposited: 13 Sep 2022 01:46
Last Modified: 13 Sep 2022 01:46
URI: https://repository.polteklpp.ac.id/id/eprint/2509

Actions (login required)

View Item
View Item